LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Sarirejo Polres Lamongan Polda Jawa Timur melakukan monitoring lahan tanaman jagung milik warga di Desa Dermolemahbang, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Senin (28/9/2026).
Pengecekan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan tanaman jagung yang telah memasuki masa siap panen sekaligus mendukung program ketahanan dan swasembada pangan.
Kapolsek Sarirejo IPTU Moch. Sokep, S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat kewilayahan. Polsek Sarirejo melakukan monitoring secara berkala terhadap lahan pertanian warga untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus memberikan dukungan dan motivasi kepada petani.
“Anggota melakukan pengecekan dan monitoring secara langsung terhadap lahan tanaman jagung milik warga di Desa Dermolemahbang. Tanaman jagung yang kami pantau sudah memasuki masa siap panen. Kami berharap kondisi ini semakin memberikan semangat kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan pertanian dalam mendukung ketahanan pangan,” kata IPTU Moch. Sokep.
Monitoring dilakukan oleh Aiptu Rusdi selaku petugas Polmas Desa Dermolemahbang bersama warga setempat. Setibanya di lokasi, petugas melihat secara langsung kondisi tanaman jagung yang ditanam masyarakat.
Hamparan tanaman jagung tersebut telah menunjukkan perkembangan hingga memasuki masa siap panen. Petugas kemudian melakukan komunikasi dengan warga terkait kondisi tanaman dan pemanfaatan lahan pertanian di wilayah tersebut.
Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi anggota Polsek Sarirejo untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, khususnya petani. Selain memantau perkembangan tanaman, petugas memberikan dorongan agar masyarakat terus memiliki semangat mengelola lahan produktif.
Menurut Moch. Sokep, keberhasilan tanaman jagung warga hingga memasuki masa panen menjadi perkembangan positif dalam pelaksanaan program ketahanan pangan di tingkat desa.
“Petani merupakan bagian penting dalam menjaga ketersediaan pangan. Karena itu, kami memberikan dukungan agar masyarakat tetap bersemangat mengelola lahan yang dimiliki dan melakukan penanaman komoditas pangan yang produktif,” ujarnya.





