“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Apabila seluruh pihak saling bekerja sama dan ikut menjaga ketertiban, kegiatan masyarakat seperti ini dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, petugas juga melakukan pemantauan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk keberadaan pengunjung yang dapat memicu kerawanan. Dari hasil pemantauan di lokasi, tidak ditemukan pengunjung yang terindikasi sebagai anggota atau simpatisan perguruan silat yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
Petugas tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam melaksanakan pengamanan. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Pengamanan kegiatan masyarakat tersebut berakhir pada pukul 23.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan yang menonjol. Situasi di lokasi kegiatan dan lingkungan sekitar terpantau aman serta terkendali.
Kapolsek Sarirejo menegaskan bahwa Polsek Sarirejo akan terus meningkatkan sinergi dengan TNI, Satpol PP, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya pada kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak warga.
“Kami akan terus hadir memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat. Harapannya, situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Sarirejo tetap aman, kondusif, dan seluruh kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan baik,” pungkas IPTU Moch. Sokep, SH.
Pengamanan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Lamongan, sekaligus mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman bagi masyarakat.





