Kapolsek Pucuk AKP Su’ud mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu strategi kepolisian yang mengedepankan pendekatan preventif melalui komunikasi langsung dengan masyarakat maupun pengelola objek vital dan kawasan industri.
“Kawasan industri merupakan salah satu objek yang memiliki aktivitas cukup tinggi dan berperan penting dalam mendukung perekonomian daerah. Oleh karena itu, keamanan di lingkungan perusahaan harus menjadi perhatian bersama. Melalui patroli dialogis ini, kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan pihak perusahaan agar setiap potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” ujar AKP Su’ud.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan menjaga situasi kamtibmas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk pihak perusahaan.
“Kami mengajak seluruh petugas keamanan, manajemen, maupun karyawan untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan tidak ragu berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. Sinergi yang baik antara Polri dan pihak perusahaan merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan kondusif,” tambahnya.
AKP Su’ud juga menegaskan bahwa Polsek Pucuk akan terus mengintensifkan patroli dialogis di berbagai objek vital, kawasan industri, pusat perekonomian, serta permukiman warga sebagai langkah nyata dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan patroli rutin tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, kewaspadaan bersama, serta koordinasi yang berkesinambungan, berbagai potensi gangguan keamanan dapat diminimalkan sehingga situasi Harkamtibmas di wilayah hukum Polsek Pucuk, Kabupaten Lamongan, tetap terjaga dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.





