Tak hanya itu, petugas juga mengingatkan agar instalasi listrik, lampu penerangan, serta perangkat sound system selalu diperiksa secara berkala. Langkah ini penting untuk menghindari risiko korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran, terutama di tengah tingginya intensitas penggunaan peralatan listrik selama Ramadan.
Petugas juga mengajak seluruh pengurus masjid untuk menjalin komunikasi aktif dengan kepolisian. Jika ditemukan adanya aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan keamanan, masyarakat diimbau segera melapor agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
Menurut Kapolsek, patroli dialogis ini tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat. Pendekatan humanis ini diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan publik serta meningkatkan peran aktif warga dalam menjaga lingkungan.
“Kami ingin membangun sinergi yang kuat dengan masyarakat. Dengan kebersamaan dan kepedulian bersama, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terus terjaga hingga Hari Raya Idul Fitri,” tambahnya.
Selama pelaksanaan patroli dialogis, situasi di seluruh titik sasaran terpantau aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat menyambut baik kehadiran aparat kepolisian dan mengapresiasi langkah Polsek Pucuk dalam menjaga keamanan selama Ramadan.
Kegiatan ini akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.






