“Melalui Tarawih Keliling, kami ingin mendekatkan diri dengan masyarakat, membangun komunikasi dua arah, serta memastikan situasi wilayah tetap kondusif. Kami berharap masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran polisi sebagai mitra dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar Kapolsek.
Ia juga menambahkan bahwa pendekatan persuasif dan dialogis dinilai lebih efektif dalam menciptakan kesadaran kolektif untuk menjaga ketertiban, dibandingkan hanya mengandalkan penegakan hukum semata. Oleh karena itu, jajaran Polsek Pucuk akan terus mengintensifkan kegiatan sambang, patroli dialogis, serta pengamanan di sejumlah titik rawan selama Ramadhan.
Kegiatan Tarawih Keliling ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pengurus Masjid Darul Muchlisin. Warga menilai kehadiran aparat kepolisian di tengah jamaah mampu menumbuhkan rasa aman, sekaligus mempererat hubungan yang selama ini telah terjalin baik. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Dengan terbangunnya komunikasi yang intens dan penuh keakraban, sinergi antara kepolisian dan masyarakat di Kecamatan Pucuk diharapkan semakin solid. Hal ini menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis, sehingga seluruh warga dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan khusyuk, tenang, dan penuh keberkahan.






