BERITASIBER.COM – Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, menggelar kegiatan Commander Wish (CW) pagi dengan melakukan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan dan kecelakaan di wilayah Kecamatan Kembangbahu, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut menyasar empat simpul yang menjadi jalur aktivitas masyarakat pada pagi hari, termasuk kawasan pasar dan lingkungan sekolah, guna memastikan arus lalu lintas berjalan lancar, tertib, aman, dan kondusif.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Kembangbahu Iptu Sono, S.H., mengatakan bahwa kegiatan Commander Wish pagi merupakan bentuk pelayanan langsung kepolisian kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam sibuk ketika aktivitas warga, pelajar, dan pengguna jalan meningkat.

“Kami menempatkan personel di sejumlah titik yang rawan terjadi kepadatan maupun kecelakaan. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat membantu kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang memulai aktivitas pada pagi hari,” ujar Iptu Sono.

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 06.00 WIB hingga 07.00 WIB. Kapolsek Kembangbahu selaku Perwira Pengendali (Padal) memimpin langsung pelaksanaan kegiatan bersama personel Polsek Kembangbahu yang telah ditempatkan pada empat lokasi strategis.

Empat lokasi yang menjadi sasaran pengaturan lalu lintas meliputi simpang empat Pasar Kembangbahu, depan MTs Islamiyah Munawaroh Kembangbahu, depan SMP Negeri 1 Kembangbahu, serta simpang empat Pasar Kalipang.

Di simpang empat Pasar Kembangbahu, pengaturan lalu lintas dilaksanakan oleh Aiptu Supardi E dan Aipda Aseri. Sementara itu, Aiptu Hadi Hermanto dan Brigadir Hamidah ditempatkan di depan MTs Islamiyah Munawaroh Kembangbahu.

Selanjutnya, pengaturan lalu lintas di depan SMP Negeri 1 Kembangbahu dilaksanakan oleh Aiptu Didik A.S. bersama Aipda Hartono. Sedangkan di simpang empat Pasar Kalipang, personel yang bertugas yakni Aiptu Mustar, Aiptu Wiyono, dan Aipda Kujianto.

 

Penempatan personel tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya volume kendaraan pada pagi hari. Selain kendaraan masyarakat yang menuju tempat kerja maupun aktivitas lainnya, kawasan tersebut juga menjadi jalur yang dilalui para pelajar menuju sekolah.

 

“Pada pagi hari, aktivitas masyarakat meningkat, terutama kendaraan yang mengantar anak sekolah maupun warga yang berangkat bekerja. Karena itu, kami melakukan pengaturan secara langsung agar pengguna jalan dapat melintas dengan tertib dan tidak terjadi penumpukan kendaraan,” jelas Iptu Sono.

 

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2