Dalam kesempatan tersebut, anggota Polsek Kembangbahu juga melakukan komunikasi dengan keluarga korban terkait kejadian yang dialami almarhum. Pihak keluarga menyampaikan bahwa mereka telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan otopsi terhadap jenazah. Pernyataan tersebut disampaikan secara sadar dan tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.
Selain itu, Polsek Kembangbahu juga memberikan imbauan secara humanis kepada warga sekitar agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik, khususnya alat-alat berdaya tinggi seperti mesin las.
“Langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari,” ungkapnya.
Kehadiran aparat kepolisian di rumah duka mendapat respons positif dari keluarga dan warga sekitar. Mereka mengapresiasi sikap humanis Polsek Kembangbahu yang tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga hadir memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang sedang berduka.
Polsek Kembangbahu menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik dalam situasi suka maupun duka. Dengan pendekatan humanis dan komunikasi yang baik, Polri berharap dapat mempererat hubungan dengan masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Kembangbahu.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan penerapan keselamatan kerja dalam aktivitas sehari-hari, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan listrik, demi keselamatan bersama.





