Selain itu, anggota patroli memberikan peringatan tegas namun persuasif kepada para petani agar tidak menggunakan aliran listrik sebagai jebakan tikus di area persawahan. Praktik tersebut dinilai sangat berbahaya dan berisiko menimbulkan kecelakaan fatal, baik bagi manusia maupun hewan ternak.
Patroli dialogis juga menyasar kawasan pertokoan, khususnya toko emas. Pemilik dan karyawan toko diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada siang hari saat aktivitas jual beli cukup ramai. Petugas mengingatkan pentingnya sistem pengamanan, seperti pengawasan terhadap pengunjung serta pengelolaan barang berharga secara aman.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Kecamatan Kembangbahu terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol.
Kapolsek Kembangbahu menegaskan bahwa kegiatan Patroli Kota Presisi akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, kami optimistis keamanan wilayah Kembangbahu dapat terus terjaga,” pungkas IPTU Sono.






