BERITASIBER.COM – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, jajaran Polsek Sarirejo, Polres Lamongan, melaksanakan patroli objek vital (obvit) yang dipadukan dengan patroli dialogis di sejumlah titik strategis wilayah hukum Polsek Sarirejo, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan patroli yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB tersebut menyasar sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, di antaranya kawasan BDL Sarirejo, area pertokoan, serta Kantor Kecamatan Sarirejo. Patroli dilaksanakan oleh dua personel yang sedang melaksanakan tugas jaga sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus memberikan rasa aman kepada warga.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Sarirejo, IPTU Moch. Sokep, S.H., menjelaskan bahwa patroli objek vital merupakan salah satu kegiatan rutin yang terus ditingkatkan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya tindak pidana 3C, yaitu pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Menurutnya, selain melakukan pemantauan situasi di lokasi-lokasi yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat cukup tinggi, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat, pelaku usaha, maupun pengunjung agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.

“Dalam kegiatan ini, petugas mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap situasi di sekitar, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan ataupun berpotensi mengganggu ketertiban umum,” ujar Kapolsek.

Patroli dialogis dinilai menjadi salah satu langkah preventif yang efektif dalam membangun komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat. Dengan adanya interaksi secara langsung, masyarakat dapat menyampaikan berbagai informasi maupun aspirasi terkait kondisi keamanan di wilayahnya, sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi sejak dini.

Selain itu, petugas juga mengingatkan para pemilik toko dan pelaku usaha agar memastikan sistem pengamanan di tempat usahanya berfungsi dengan baik. Masyarakat juga diimbau untuk tidak lengah saat memarkir kendaraan, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta tidak meninggalkan barang-barang berharga di tempat yang mudah dijangkau oleh pelaku kejahatan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2