BERITASIBER.COM – Dalam upaya mengantisipasi potensi bencana alam sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polsek Sarirejo, Polres Lamongan, melaksanakan patroli kewilayahan dengan fokus pada monitoring debit air embung, waduk, dan area persawahan di Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.31 WIB tersebut merupakan bagian dari patroli rutin yang ditingkatkan sebagai langkah preventif menghadapi potensi bencana hidrometeorologi maupun dampak perubahan cuaca yang dapat memengaruhi kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat.
Kapolsek Sarirejo, IPTU Moch. Sokep, S.H., mengatakan bahwa patroli kewilayahan tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bentuk kesiapsiagaan Polri dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi bencana alam. Dengan melakukan pemantauan langsung di lapangan, setiap perkembangan situasi dapat diketahui lebih cepat sehingga langkah-langkah antisipasi dapat segera dilakukan apabila ditemukan kondisi yang berpotensi membahayakan masyarakat.
“Monitoring terhadap embung, waduk, dan area persawahan merupakan bagian dari upaya preventif Polri untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman. Selain itu, kami juga mengajak masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan segera melaporkan apabila menemukan potensi bencana maupun kondisi yang memerlukan penanganan cepat,” ujar IPTU Sokep.
Dalam patroli tersebut, personel Polsek Sarirejo melakukan pengecekan debit air di embung serta mengamati kondisi saluran irigasi dan areal persawahan di Desa Gempoltukmloko. Monitoring dilakukan untuk mengetahui kondisi terkini debit air, memastikan tidak terdapat kerusakan pada tanggul maupun saluran air, serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya genangan, kekeringan, atau gangguan lain yang dapat memengaruhi aktivitas pertanian masyarakat.
Selain melakukan pemantauan, petugas juga berdialog secara langsung dengan warga dan para petani yang berada di sekitar lokasi. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diberikan imbauan kamtibmas agar tetap waspada terhadap perubahan kondisi cuaca, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak membuang sampah ke saluran air karena dapat menghambat aliran air dan meningkatkan risiko terjadinya banjir saat curah hujan tinggi.
Petugas juga mengajak masyarakat untuk memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga lingkungan, termasuk membersihkan saluran irigasi secara berkala dan segera melaporkan kepada pemerintah desa maupun pihak kepolisian apabila ditemukan kerusakan infrastruktur pengairan atau indikasi bencana yang dapat mengancam keselamatan warga.





