Selain membahas isu kriminalitas, petugas juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak bermain di area waduk atau telaga. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi kecelakaan yang dapat membahayakan keselamatan anak-anak.
Dalam kesempatan tersebut, kepolisian juga memberikan imbauan kepada para petani agar tidak menggunakan aliran listrik sebagai jebakan tikus di area persawahan. Cara tersebut dinilai berbahaya karena berpotensi menimbulkan korban jiwa, baik bagi manusia maupun hewan ternak yang melintas di sekitar lokasi.
Melalui patroli dialogis ini, aparat kepolisian berharap masyarakat dapat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama. Keterlibatan aktif warga dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Kapolsek Kembangbahu, IPTU Sono, menegaskan bahwa kegiatan patroli dialogis akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Kembangbahu.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika menemukan potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditangani,” ujarnya.
Selama pelaksanaan patroli berlangsung, situasi di wilayah Kecamatan Kembangbahu dilaporkan dalam kondisi aman, lancar, dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.





