Selama patroli, petugas berinteraksi langsung dengan pemuda dan pengurus RT/RW setempat. Personel Polsek Deket memberikan arahan agar kegiatan membangunkan sahur dilakukan dengan cara yang aman dan tidak mengganggu warga lain, seperti menggunakan ketukan drum atau sahur keliling dengan suara yang wajar. Dialog ini berlangsung hangat dan bersifat edukatif, sehingga para pemuda memahami pentingnya menjaga ketertiban.

Selain memberikan imbauan, patroli juga memantau kondisi lingkungan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kebakaran akibat penggunaan petasan atau kembang api. Kehadiran aparat di lapangan membuat warga merasa aman, sekaligus memberikan contoh nyata bagaimana kepolisian mendukung ketertiban selama Ramadan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan patroli menjelang sahur ini merupakan bagian dari upaya Polsek Deket dalam menciptakan suasana aman dan kondusif, terutama selama bulan suci Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Patroli juga menjadi bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2026, yang digelar serentak di seluruh wilayah Jawa Timur untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan ketertiban masyarakat.

Dengan pendekatan humanis dan edukatif, Polsek Deket berhasil menumbuhkan kesadaran warga, khususnya generasi muda, agar tetap menjaga ketertiban dan menghormati kenyamanan lingkungan saat sahur.

“Patroli ini menegaskan komitmen Polsek Deket untuk selalu hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan, dan mendukung kelancaran ibadah umat Muslim di Kabupaten Lamongan,” pungkasnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2