“Sekali lagi, katakan Say No to Drugs. Jangan pernah mencoba narkoba. Jaga diri, jaga pergaulan dan jangan takut mengatakan tidak ketika ada orang yang mengajak melakukan sesuatu yang melanggar hukum dan dapat merusak masa depan,” pesan AKP Joko.

Selain judol dan narkoba, Kapolsek memberikan perhatian terhadap derasnya arus informasi di media sosial. Para siswa diminta meningkatkan literasi digital serta membiasakan diri melakukan pengecekan sebelum mempercayai atau meneruskan suatu informasi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurutnya, pesan yang diterima melalui media sosial ataupun grup WhatsApp tidak serta-merta dapat dianggap benar. Informasi yang tidak jelas sumbernya perlu diperiksa terlebih dahulu melalui sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Jangan langsung percaya, apalagi langsung membagikan informasi yang kita sendiri belum mengetahui kebenarannya. Biasakan cek dan ricek. Jadilah pelajar yang cerdas dalam bermedia sosial dan jangan sampai ikut menjadi bagian dari penyebaran hoaks,” ujarnya.

AKP Joko menambahkan, program Police Goes to School merupakan salah satu bentuk pendekatan kepolisian kepada generasi muda. Melalui kegiatan di lingkungan sekolah, polisi dapat berkomunikasi secara langsung dengan siswa sekaligus menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan bahasa yang mudah dipahami.

Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membangun kedekatan antara pelajar dan kepolisian. Polisi, kata AKP Joko, tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki tugas memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan serta melakukan langkah pencegahan terhadap berbagai persoalan yang dapat mengancam generasi muda.

“Kami ingin adik-adik pelajar menjadi generasi yang cerdas, disiplin dan memiliki masa depan yang baik. Tugas utama kalian sekarang adalah belajar dan meraih prestasi. Jangan biarkan judi online, narkoba maupun informasi hoaks merusak cita-cita yang sudah kalian bangun,” katanya.

Melalui kegiatan Police Goes to School di MA Muhammadiyah Palirangan tersebut, Polsek Solokuro berharap pesan pencegahan tidak berhenti di lingkungan sekolah. Para siswa juga diharapkan dapat menjadi bagian dari penyebaran pesan positif kepada teman, keluarga dan lingkungan sekitarnya.

“Gunakan masa muda untuk belajar, berkarya dan melakukan hal-hal positif. Jauhi judol, jauhi narkoba, serta bijaklah menerima dan menyebarkan informasi. Mari bersama-sama menjaga diri dan lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” pungkas AKP Joko.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2