BERITASIBER.COM | JAKARTA – Ahli Klimatologi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Erma Yulihastin, mengungkapkan kondisi cuaca terkini yang menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam pola musim di Indonesia.
Menurut Erma, seharusnya Indonesia sudah memasuki musim kemarau, namun hingga September 2025, hujan masih terus mengguyur di berbagai wilayah.
Dalam keterangannya yang disampaikan pada Jumat (20/6/2025), Erma menjelaskan bahwa data yang dimiliki menunjukkan bahwa curah hujan akan tetap konsisten hingga bulan September, padahal biasanya musim kemarau hanya berlangsung pada bulan Juni dan Juli.
“Sebenarnya sudah ada indikasi perubahan pola musim kemarau. Dari data yang kami miliki menunjukkan sampai September akan konsisten hujan,” ujarnya.
Erma menambahkan bahwa gangguan cuaca yang terjadi pada bulan Juni telah merembet ke bulan-bulan lainnya, yang dipicu oleh dinamika cuaca yang kompleks.
“Faktor dominan yang mempengaruhi adalah perkembangan cyclonic vortex,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Erma menjelaskan bahwa pemanasan suhu permukaan laut di wilayah tropis Samudra Hindia, yang relatif dekat dengan Indonesia, telah menyebabkan penguapan yang intensif.





