Sepanjang musim 2025/26, anak-asuh Maung Bandung memperlihatkan performa yang luar biasa stabil di bawah tekanan kompetisi yang ketat. Dari 34 pertandingan yang dijalani, mereka sukses mengemas 24 kemenangan, 7 hasil imbang, dan hanya menelan 3 kekalahan.

Kunci sukses keberhasilan Persib merajai kompetisi musim ini terletak pada kokohnya lini pertahanan dan keangkeran markas mereka. Persib menyabet predikat sebagai tim dengan pertahanan terbaik di liga karena hanya kebobolan 22 gol, sembari tetap tampil tajam dengan torehan 59 gol ke gawang lawan.

Selain itu, Stadion GBLA menjelma menjadi benteng yang tidak termaafkan bagi tim tamu. Dari 17 laga kandang yang dimainkan di hadapan pendukung sendiri, Persib mencatatkan rekor impresif tak terkalahkan (unbeaten) dengan rincian 15 kemenangan dan 2 hasil imbang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Konsistensi taktik di laga kandang maupun tandang inilah yang menjadi pembeda utama antara Persib dengan para rivalnya dalam berburu gelar juara.

Gelar juara musim ini juga menjadi pembuktian sahih atas kematangan mentalitas para penggawa Persib. Mereka mampu bertahan di bawah tekanan konstan dari para rival berat di papan atas seperti Borneo FC, Malut United, hingga Persebaya Surabaya yang terus menguntit ketat hingga pekan-pekan terakhir liga.

Begitu peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan kontra Persijap ditiup oleh wasit, atmosfer perayaan langsung meledak di dalam dan luar stadion. Ribuan Bobotoh langsung tumpah ruah ke jalanan Kota Bandung. Konvoi kendaraan, kibaran bendera raksasa, dan nyanyian kejayaan membubung tinggi ke langit Kota Kembang.

Masyarakat Bandung merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka yang kini sah menyandang status sebagai klub tersukses, paling stabil, dan paling konsisten dalam sejarah modern sepak bola Indonesia.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2