Infrastruktur juga memegang peranan vital dalam mendukung operasional UMKM. Peningkatan kualitas jalan, akses listrik yang stabil, serta penyediaan fasilitas internet yang memadai di seluruh penjuru Kabupaten Lamongan akan sangat membantu kegiatan bisnis para pelaku UMKM.
Pemerintah daerah yang proaktif dalam pembangunan infrastruktur ini akan menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif.
Tidak kalah penting adalah kebijakan yang mendukung akses pasar. Pemerintah daerah harus bisa membuka peluang pasar baru baik di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui pameran produk lokal, kerjasama dengan e-commerce, dan promosi pariwisata yang melibatkan produk-produk UMKM, diharapkan produk UMKM Lamongan bisa dikenal lebih luas dan diminati konsumen.
Dukungan pemerintah terhadap UMKM juga harus melibatkan reformasi birokrasi. Kemudahan dalam perizinan dan pengurangan regulasi yang menghambat akan sangat membantu pelaku UMKM untuk lebih fokus pada pengembangan usaha mereka daripada terjebak dalam proses administratif yang berbelit-belit.
Dengan demikian, Pilkada 2024 bukan hanya menjadi ajang politik semata, tetapi juga momentum penting untuk meletakkan fondasi bagi pengembangan UMKM yang lebih kuat dan berkelanjutan di Kabupaten Lamongan.
Para calon pemimpin diharapkan tidak hanya memberikan janji, tetapi juga merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan yang nyata dan berdampak positif bagi UMKM. Hanya dengan begitu, Pilkada 2024 dapat benar-benar memberikan arti bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi daerah.
DR Abid Muhtarom, SE.,SPd.,MSE (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNISLA/ PH wakil ketua ANSOR Kabupaten Lamongan/ komoditer CV. KTI)






