BERITASIBER.COM | SUMENEP – Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di Kabupaten Sumenep tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan institusi, tetapi juga momentum pengakuan atas kontribusi nyata aparatur di level akar rumput.
Dalam resepsi yang digelar di Graha Wicaksana Abdi Negara, Selasa (13/1/2026), Kemenag Sumenep memberikan Anugerah Penyuluh Agama kepada figur yang dinilai menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat.
Penghargaan tertinggi tersebut diraih oleh Gus Abdul Adim Yasin, Penyuluh Agama Islam yang bertugas di KUA Kecamatan Pasongsongan. Ia dinobatkan sebagai Juara I Anugerah Penyuluh Agama atas inovasi dan konsistensinya menjalankan dakwah berbasis solusi sosial dan lingkungan.
Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, dengan didampingi Kepala Seksi Bimas Islam Muhammad Mabrur. Momen penyerahan berlangsung khidmat dan menjadi salah satu sorotan utama acara, disaksikan ratusan aparatur sipil negara serta undangan dari berbagai unsur masyarakat.
Menurut panitia dan dewan juri, capaian Gus Adim mencerminkan wajah baru penyuluhan agama yang tidak berhenti pada aspek normatif. Melalui konsep “Taubat Ekologi”, ia mengajak masyarakat merefleksikan hubungan spiritual manusia dengan alam.
Program tersebut diwujudkan dalam berbagai kegiatan konkret, seperti edukasi pengelolaan sampah berbasis masjid, gerakan penghijauan lingkungan, serta penguatan kesadaran etika lingkungan yang berakar pada nilai-nilai keislaman.





