BERITASIBER.COM | JAKARTA – Produksi beras Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan lompatan besar. Berdasarkan laporan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), total produksi beras nasional mencapai 34,77 juta ton, atau tumbuh 13,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Capaian ini menjadi yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir dan menandai pemulihan kuat sektor pertanian nasional. Informasi tersebut disampaikan melalui kanal resmi Kementerian Pertanian, Jumat (14/11/25).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dalam peningkatan produksi, mulai dari petani, penyuluh, pemerintah daerah, hingga lembaga pendukung di lapangan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurutnya, kenaikan produksi beras tahun ini bukan sekadar keberuntungan, tetapi buah dari rangkaian kebijakan strategis yang diterapkan Kementerian Pertanian secara konsisten dan terukur.

“Kita melangkah semakin dekat menuju swasembada pangan. Kenaikan produksi ini menjadi bukti bahwa kebijakan yang dijalankan efektif dan membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan petani,” ujar Amran.

Sejumlah program unggulan Kementerian Pertanian turut berperan besar dalam peningkatan produksi beras tahun 2025. Beberapa di antaranya meliputi optimalisasi lahan pertanian dan pembukaan sawah baru, perbaikan dan revitalisasi jaringan irigasi, penyediaan pupuk bersubsidi dan sarana produksi pertanian, penguatan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk percepatan tanam dan panen, serta stabilisasi harga melalui peningkatan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah agar petani mendapat keuntungan lebih layak

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2