Di sela-sela acara, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Sitinjak menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen penuh mendukung setiap kegiatan masyarakat yang berdampak positif bagi persatuan. Ia menyebut bahwa memastikan kelancaran MTQN adalah bagian dari pelayanan Polri dalam menjaga situasi kamtibmas.

“Kehadiran kami merupakan wujud sinergitas antara Polri dan Pemerintah Kota. Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan sejak pembukaan hingga penutupan berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti,” tegas AKBP Sah Udur.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Malam penutupan ini menjadi momen yang paling dinantikan dengan pengumuman para juara dari berbagai cabang perlombaan tilawah. Penyerahan piala dan penghargaan dilakukan secara estafet oleh Wali Kota, Kapolres, dan tamu undangan lainnya.

Isak tangis haru dan bangga mewarnai podium saat para qari dan qariah terbaik menerima trofi. Pemerintah Kota berharap para pemenang tidak cepat berpuas diri, melainkan terus mengasah kemampuan untuk mewakili Kota Pematangsiantar di tingkat provinsi maupun nasional.

Dengan berakhirnya gelaran ke-58 ini, diharapkan ukhuwah Islamiyah di Kota Pematangsiantar semakin erat, menciptakan masyarakat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kokoh.(Pirhot Nababan)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2