SURABAYA, BeritaSiber.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mengintensifkan pelaksanaan pasar murah di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, melindungi daya beli masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pasar murah menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok di tengah dinamika kondisi ekonomi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurut Khofifah, terdapat empat fungsi utama penyelenggaraan pasar murah. Pertama, menjaga stabilitas harga berbagai komoditas bahan pokok yang mulai mengalami kenaikan di pasaran.

“Tujuan pertama dan utama dari Pasar Murah ini adalah untuk melakukan stabilisasi harga berbagai komoditas bahan pokok yang saat ini mulai merangkak naik di pasaran,” ujar Khofifah di Surabaya, Selasa (3/11/2026).

Kedua, pasar murah diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat agar tetap terpelihara di tengah perubahan harga kebutuhan sehari-hari.

Ketiga, kegiatan tersebut menjadi upaya mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok. Caranya, dengan menghadirkan penjualan berbagai bahan pangan di lingkungan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.

Sementara fungsi keempat, yakni memberikan ruang bagi UMKM dan pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk sekaligus mengembangkan aktivitas ekonomi di daerah.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2