“Kami sedang dalam proses menyelesaikan data yang ada. Setelah data ini selesai, artinya akan lebih sesuai dengan kenyataan di lapangan. Setiap tiga bulan, kami akan melakukan pembaruan,” jelasnya.
Dengan langkah ini, ia mengingatkan masyarakat bahwa data penerima bantuan sosial dapat berubah seiring dengan waktu dan kondisi yang ada.
“Jadi, mohon pengertian, mungkin di triwulan pertama seseorang mendapatkan bantuan, tetapi di triwulan kedua bisa jadi tidak mendapatkan. Kami terus memperbarui data untuk memastikan akurasi dan kelayakan,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, Kemensos merupakan salah satu kementerian yang akan terdampak oleh pemotongan anggaran untuk efisiensi.
Rencananya, total ada 10 kementerian yang akan mengalami pengurangan anggaran, termasuk di antaranya Kemenko PMK, Kemdikdasmen, Kemendikbud Ristek, Kemenkeu, Kementerian ATR/BPN, Kementerian PUPR, Kemenpora, Kemendagri, Kemenag, dan Kominfo.
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





