Alumni IKIP Malang itu juga memaparkan bahwa kegiatan yang dia lakukan untuk belajar menguatkan rasa sosial akan sesama utamanya mereka yang hidup dibawah garis kemiskinan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Puasa yang kita lakukan merupakan kewajiban menjalankan rukun Islam nomor 3, dari puasa kita bisa belajar bagaimana rasa lapar dan haus dirasakan masyarakat yang tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya,” ucap pria asal Kecamatan Klakah.

Khusnul Khuluk mempertegas bukan jumlahnya berapa banyak takjil yang diberikan namun bagaimana memupuk rasa empati kepada mereka untuk bisa berbagi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Jumlah hanya kemampuan dan keikhlasan untuk bisa memberikan kepada sesama namun dengan kita berbagi dan semakin banyak orang yang berbagi insaallah keluhan untuk mendapatkan kebutuhan makan akan terpenuhi,” pungkasnya. (Fendi)

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2