Khusen menegaskan bahwa pemberantasan judi online membutuhkan peran serta masyarakat. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan kepedulian warga dalam mencegah lingkungan sekitar menjadi tempat berkembangnya aktivitas yang melanggar hukum.
“Kami mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan. Jangan sampai ada anggota keluarga atau lingkungan sekitar yang terjerumus judi online. Jika mengetahui adanya aktivitas yang mengarah pada perjudian, masyarakat dapat segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian,” katanya.
Selain menyampaikan imbauan terkait judi online, personel juga mengingatkan warga agar turut menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Patroli dialogis tersebut sekaligus menjadi sarana bagi polisi untuk mendengarkan secara langsung berbagai informasi maupun permasalahan yang berkembang di tengah masyarakat. Dengan komunikasi yang terbuka, kepolisian berharap potensi gangguan keamanan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan.
Kegiatan patroli di warkop dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis. Personel tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui dialog dan penyampaian edukasi secara persuasif.
Polsek Deket memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.
“Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya judi online dan memilih kegiatan yang lebih positif. Dengan adanya kerja sama antara polisi dan masyarakat, lingkungan yang aman dan kondusif dapat terus diwujudkan,” pungkas AKP Akhmad Khusen.





