Karena itu, dalam kegiatan patroli, anggota juga membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat. Koordinasi tersebut diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat sebagai bagian dari sistem pencegahan gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
“Kami mengajak para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk ikut memberikan pemahaman kepada generasi muda. Mari sama-sama menjaga anak-anak kita agar tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi menimbulkan konflik,” katanya.
Iptu Moch. Sokep juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan. Informasi dari masyarakat dinilai sangat penting dalam membantu petugas melakukan tindakan pencegahan secara cepat.
“Kalau masyarakat melihat ada sesuatu yang mencurigakan atau mengetahui adanya potensi konflik, segera informasikan kepada petugas. Jangan menunggu sampai terjadi kejadian. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula langkah pencegahan bisa dilakukan,” ungkapnya.
Selain pemantauan gangguan kamtibmas, petugas juga memperhatikan kondisi jalan yang rusak dan minim penerangan. Kondisi lingkungan semacam itu dinilai memiliki potensi kerawanan tersendiri, baik dari sisi keamanan maupun keselamatan pengguna jalan.
Patroli Blue Light dengan menyalakan lampu biru kendaraan dinas diharapkan memberikan efek pencegahan sekaligus menunjukkan kehadiran aparat di tengah masyarakat. Kehadiran tersebut juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk lebih mudah mengenali keberadaan petugas apabila membutuhkan bantuan.
Kapolsek menambahkan, patroli malam akan terus dilaksanakan secara berkala dengan menyesuaikan perkembangan situasi dan pemetaan kerawanan di wilayah hukum Polsek Sarirejo.
“Kegiatan patroli ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan. Waktu dan sasaran akan kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Prinsipnya, kami ingin polisi selalu hadir pada saat masyarakat membutuhkan, terutama di jam dan lokasi yang memiliki potensi kerawanan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat ikut menjaga ketertiban menjelang dan selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbagai kegiatan masyarakat diharapkan tetap menjadi sarana mempererat persaudaraan dan tidak diwarnai tindakan yang dapat mengganggu keamanan.
“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kegiatan positif. Mari jaga persatuan, jangan mudah terprovokasi dan bersama-sama menciptakan suasana yang aman serta nyaman,” pungkas Iptu Moch. Sokep.
Selama kegiatan Blue Light Patrol berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Sarirejo terpantau aman, lancar dan kondusif. Tidak ditemukan kejadian menonjol maupun gangguan keamanan yang menghambat pelaksanaan kegiatan.
Patroli tersebut menjadi bagian dari komitmen Polsek Sarirejo dalam mengedepankan langkah preventif dan deteksi dini untuk menjaga stabilitas kamtibmas. Melalui patroli rutin, pendekatan humanis serta sinergi dengan masyarakat, kepolisian berupaya menciptakan lingkungan yang aman sekaligus mencegah potensi kriminalitas dan konflik sosial.
Semangat “Polres Lamongan SEHATI” — Sinergi, Empaty, Humanis, Amanah, Tegas dan Inovatif — serta slogan “Ayo Jogo Lamongan” terus menjadi landasan dalam membangun keamanan bersama di wilayah Sarirejo.





