“Slogan kita begini, saya kenal dengan Prof Nasih di periode pertama, begini beliau, jadi 750 targetnya cuma 500. Dikasih kesempatan 10 tahun ternyata bisa jadi ranking 308 dunia,” tambahnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sementara itu, M. Nasih, Rektor Unair periode 2020-2025, mengucapkan terima kasih kepada semua calon rektor dan civitas akademika yang telah berpartisipasi dalam pemilihan yang berjalan lancar.

“Jalannya sangat lancar, adem, ayem, guyub. Kita diskusi, saat presentasi juga berjalan dengan bijak, pertanyaan-pertanyaan juga sangat mendalam. Dari sana kita bisa melihat penilaian, salah satunya tentu untuk keberlanjutan,” ucap Nasih.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Nasih juga menekankan pentingnya komitmen yang telah ditandatangani oleh para calon rektor dalam pakta integritas, yang mencakup dukungan, kolaborasi, dan komitmen untuk tidak melakukan pelanggaran hukum dan etika.

“Banyak tugas yang akan diemban oleh Rektor baru, termasuk yang harus dilanjutkan seperti pembelajaran, pengabdian masyarakat, hingga riset. Semuanya mesti dilanjutkan sampai dengan nanti akhir. Tentu kualitas dan impact-nya ini yang kita dorong dan tingkatkan,” pungkasnya.

Dengan terpilihnya Muhammad Madyan sebagai rektor baru, diharapkan Universitas Airlangga dapat terus berinovasi dan berkontribusi dalam dunia pendidikan, serta meningkatkan reputasi di tingkat nasional dan internasional.(Bs)

 

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2