Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Garuda, Ihsan Jauhari turut hadir dalam acara tersebut, menegaskan bahwa penguatan UMKM merupakan bagian dari mandat organisasi untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menyoroti persoalan permodalan yang masih menjadi tantangan utama bagi pelaku UMKM.
Ihsan menilai perlu adanya sinergi yang lebih kuat antara Kementerian UMKM dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) agar akses pembiayaan bagi UMKM dapat diperluas dan dipermudah.
“UMKM harus dibantu, terutama dalam hal permodalan. Arahan Presiden Prabowo Subianto jelas, UMKM harus mendapat kemudahan akses pembiayaan agar mampu berkembang,” ujar Ihsan.
Ia juga menyampaikan bahwa penguatan UMKM sejalan dengan berbagai program strategis pemerintah pusat, seperti Koperasi Desa Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, serta program pemberdayaan lainnya.
Menurutnya, UMKM berperan penting sebagai penyokong utama penyediaan produk lokal dalam program-program nasional tersebut.
“Program pemerintah itu saling terhubung, dan UMKM seharusnya menjadi tulang punggungnya. Di Lamongan banyak UMKM yang produknya bisa diintegrasikan, mulai dari makanan hingga produk olahan lainnya,” jelasnya.
Kegiatan Sarasehan UMKM ini menjadi forum dialog antara pelaku usaha, pengusaha, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam mendorong UMKM sebagai motor penggerak perekonomian daerah.






