BERITASIBER.COM | JAKARTA – Muhammadiyah melalui Pimpinan Pusat (PP) secara tegas menyampaikan kecaman atas serangan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Serangan tersebut dilaporkan mengakibatkan wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, serta menimbulkan korban jiwa lainnya.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada 2 Maret 2026, Muhammadiyah menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia, hukum internasional, dan prinsip-prinsip yang selama ini dijunjung oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Organisasi Islam terbesar di Indonesia itu juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas jatuhnya korban, baik akibat serangan awal maupun dampak serangan balasan yang terjadi di sejumlah negara kawasan Timur Tengah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni, menegaskan bahwa eskalasi konflik di kawasan tersebut berpotensi memperluas instabilitas global jika tidak segera dihentikan melalui mekanisme diplomasi dan hukum internasional.

Ia menyerukan agar PBB bertindak tegas dengan memberikan sanksi nyata terhadap pihak-pihak yang dinilai melanggar hukum internasional.

“Muhammadiyah mengecam keras tindakan militer yang mengabaikan norma kemanusiaan dan hukum internasional. Kami mendorong penyelesaian konflik melalui dialog serta jalur diplomasi untuk mencegah dampak yang lebih luas,” ujar Prof. Syafiq dalam pernyataan yang disampaikan di Yogyakarta, bertepatan dengan 13 Ramadan 1447 H.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2