“Selain itu, kita juga mengajak mereka untuk lebih bijak dalam menggunakan gadget atau bermedsos. Karena jika tak bisa mengendalikan jari maka bisa-bisa terjerat Undang Undang ITE,” lugasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Terakhir, Aiptu Supardi Efendi menyampaikan materi stop bullying atau perundungan di lingkungan sekolah. Dengan harapan, kejadian serupa tidak terulang kembali, terlebih di SMAN 1 Kembangbahu.

“Hindari budaya Bullying atau perundungan di sekolah, dapat memicu masalah kesehatan mental, seperti gangguan cemas, depresi, hingga post-traumatic stress disorder (PTSD). Oleh karena itu saya tidak ingin ini dipraktikkan di SMAN 1 Kembangbahu,” bebernya.(bs)

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Editor : Achmad Bisri

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.com 

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2