Lebih lanjut, Asmani mengatakan jika keuntunganya selain dari jagung juga berasal dari pejualan arang yang juga diburu masyarakat.
“Arang baisa dijual Rp 5 ribu sementara arang batok Rp 15 ribu, banyak dari penjual kan beli keduanya jagung dan arang jadi ya Alhamdulillah disyukuri,” urainya.
Momen tahun baru juga dimanfaatkan penjual lain yakni Asmaul, selain jagung dan arang ia juga melihat peluang usaha lain kebutuhan yang diperlukan masyarakat dalam merayakan pergantian malam tahun baru yakni turut menjual kipas dan alat panggang.
“Siapa tahu kan jadi tambahan penghasilan, sekalian alat seperti kipas tangan dan alat pemanggang juga dijajahkan juga,” tutur Asmaul.
Sementara, Khoirun Nisa, salah satu pembeli jagung manis mengaku sengaja membeli jagung untuk merayakan tahun baru bersama keluarga. Selain harganya murah dan meriah, Nisa menyebut, bakar jagung bersama keluarga akan semakin meningkatkan rasa kekeluargaan di rumah.
“Lebih baik bakar-bakar jagung sama keluarga di rumah, mau keluar juga nanti macet dan biasanya juga hujan,” pungkasnya.(bs)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com






