“Akibatnya, bus tidak dapat bergerak bebas menuju tujuan. Bus akhirnya mengambil skenario alternatif sesuai kebijakan Arab Saudi, yang berakibat pada keterlambatan penjemputan,” tambahnya.
Keterlambatan bus ini juga dilaporkan oleh beberapa pihak saat jamaah haji asal Indonesia berada di Muzdalifah. Situasi ini membuat banyak jamaah haji memilih untuk berjalan kaki menuju Mina demi memastikan mereka dapat melaksanakan ibadah dengan tepat waktu.
Scroll Untuk Lanjut Membaca
Dengan kondisi yang sehat dan aman, diharapkan semua jamaah haji asal Lamongan dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar. (Bs)
Artikel Rekomendasi
Halaman:




