Menurut Menhan, perkembangan ancaman saat ini tidak hanya bersifat konvensional, namun juga mencakup ancaman berbasis teknologi, seperti serangan drone dan sabotase infrastruktur kritis. Oleh karena itu, kesiapsiagaan personel dan pemanfaatan teknologi mutakhir menjadi faktor utama dalam menjaga keamanan objek vital nasional.

Menhan juga mengingatkan seluruh unsur pengamanan agar senantiasa menjaga disiplin, meningkatkan kewaspadaan, serta membangun semangat kolektif dalam menjalankan tugas. Hal ini penting untuk memastikan kelancaran operasional kilang dan menjaga stabilitas pasokan energi nasional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kilang energi adalah jantung ketahanan nasional. Keamanan operasionalnya harus dijaga bersama dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Melalui peninjauan ini, pemerintah menegaskan komitmennya dalam melindungi objek vital nasional sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan, stabilitas, dan ketahanan energi Indonesia.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2