BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Lamongan (Unisla) memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya kompeten secara akademis tetapi juga memiliki karakter yang kuat sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Dalam konteks ini, pengembangan prinsip Good Governance University dan penerapan Risalah Ahlussunnah Wal Jama`ah (Aswaja) menjadi sangat relevan.
1. Prinsip Good Governance University
Good Governance University mengacu pada penerapan prinsip-prinsip tata kelola yang baik dalam lingkungan universitas. Ini meliputi transparansi, akuntabilitas, partisipasi, responsivitas, orientasi pada konsensus, kesetaraan, efektivitas dan efisiensi, serta supremasi hukum.
Berikut beberapa langkah yang dapat diambil oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisla dalam mengembangkan prinsip-prinsip ini:
a) Transparansi : Memastikan semua informasi yang berkaitan dengan kebijakan, keputusan, dan proses akademik tersedia dan mudah diakses oleh seluruh civitas akademika. Ini bisa dilakukan melalui website fakultas, media sosial, serta forum diskusi terbuka.
b) Akuntabilitas : Setiap tindakan dan keputusan yang diambil oleh pengelola fakultas harus dapat dipertanggungjawabkan. Ini memerlukan adanya mekanisme evaluasi dan audit internal yang rutin.
c) Partisipasi : Melibatkan mahasiswa, dosen, dan staf dalam proses pengambilan keputusan. Hal ini bisa diwujudkan melalui perwakilan mahasiswa dalam rapat fakultas atau survei dan jajak pendapat yang diadakan secara berkala.
d) Responsivitas : Cepat tanggap terhadap kebutuhan dan masalah yang dihadapi oleh mahasiswa dan staf. Ini bisa dilakukan melalui layanan aduan dan saran yang efektif serta kebijakan yang adaptif.
e) Efektivitas dan Efisiensi : Mengoptimalkan penggunaan sumber daya fakultas untuk mencapai tujuan akademik dan non-akademik secara maksimal. Ini melibatkan perencanaan yang baik dan pemantauan berkala atas pelaksanaan program.






