Salah satu isu yang mendapatkan perhatian khusus dalam kegiatan “Jumat Curhat” ini adalah kasus bullying atau perundungan yang semakin sering terjadi akhir-akhir ini, melalui media sosial, menjadi viral dan memicu perhatian masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Permasalahan ini semakin memprihatinkan karena beberapa kasus perundungan berujung pada korban jiwa. Hal ini tentunya membuat resah masyarakat yang mempunyai anak usia sekolah,” ujarnya.

Kasat Binmas Polres Lamongan, AKP Turkhan Badri, S.H., menegaskan bahwa perundungan adalah perilaku yang memiliki dampak buruk, tidak hanya bagi korban, tetapi juga bagi pelaku.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Bagi korban, perundungan dapat menyebabkan trauma, ketakutan, serta luka mental dan fisik yang serius. Di sisi lain, bagi pelaku perundungan, perilaku ini bisa memicu peningkatan keberanian dalam melakukan tindakan kriminal, bahkan dapat mengakibatkan pengusiran dari sekolah serta penuntutan sesuai dengan hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Kasat Binmas juga mengimbau para orang tua untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mereka tentang risiko dan dampak negatif dari perundungan, baik bagi korban maupun pelaku.

“Dengan kolaborasi bersama, diharapkan masyarakat dapat bersatu untuk mengatasi permasalahan perundungan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman serta harmonis bagi generasi muda,” kata AKP Turkhan Badri.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2