BERITASIBER.COM | JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) mencatatkan pertumbuhan yang signifikan dalam bisnis griya atau pembiayaan sektor perumahan, dengan angka mencapai Rp 58,03 triliun pada kuartal I tahun 2025.

Pertumbuhan ini tercatat sebesar 8,63% secara tahunan, menunjukkan komitmen BSI untuk terus mengembangkan sektor perumahan di Indonesia.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam upaya menjaga pertumbuhan berkelanjutan, BSI terus menyasar pasar potensial di kalangan generasi Z dan milenial, khususnya di kota-kota besar di Tanah Air.

Anton Sukarna, Direktur Sales & Distribution BSI, menjelaskan bahwa pertumbuhan bisnis griya yang masuk dalam segmen konsumer ini didominasi oleh pembiayaan rumah baru, indent, serta renovasi rumah.

“Pada kuartal I/2025, kami melihat tren positif dalam pembiayaan BSI Griya melalui berbagai skema. Kami menawarkan pilihan jangka waktu pembiayaan yang fleksibel dan angsuran yang disesuaikan dengan pendapatan nasabah,” kata Anton, Sabtu (10/05/2025).

BSI berencana untuk memperkuat penetrasi pasar di kalangan generasi muda dengan kisaran pembiayaan antara Rp 500 juta hingga Rp 5 miliar. Salah satu produk unggulan yang ditawarkan untuk segmen ini adalah layanan Griya Simuda, yang dirancang khusus untuk memberikan kemudahan bagi kaum muda dalam hal angsuran dan proses administrasi.

“Layanan ini memberikan kemudahan angsuran yang disesuaikan dengan proyeksi pendapatan nasabah, serta proses yang lebih sederhana. Kami juga menawarkan angsuran tetap hingga lunas, sehingga nasabah dapat lebih mudah mengatur keuangan mereka,” jelas Anton.

BSI Griya dirancang dengan berbagai pilihan jangka waktu pembiayaan mulai dari 1 tahun hingga 30 tahun, memberikan alternatif bagi nasabah untuk menyesuaikan pembiayaan sesuai dengan kemampuan finansial mereka.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2