Masjid juga menyediakan fasilitas parkir untuk kendaraan roda dua (R2) sebanyak 1.500 unit di sisi utara dan roda empat (R4) sebanyak 100 unit di sisi selatan, dengan sistem infaq parkir.
“Untuk parkir kendaraan R2 ada di sisi utara dengan kapasitas 1.500 unit (infaq parkir Rp2.000), sedangkan parkir R4 ada di sisi selatan (akses masuk dari depan Gedung MUI Jatim) dengan kapasitas 100 unit (infaq parkir Rp5.000). Khusus sisi area barat masjid untuk parkir undangan (berstiker VIP) dengan kapasitas 100 unit,” tambah Helmy.
Parkir tambahan juga tersedia di area sekitar masjid, termasuk Pasar Rakyat Jambangan, Gereja Katolik Sakramen Mahakudus, SMPN 22 Surabaya, Kantor Kecamatan Gayungan, dan Kantor MUI Jatim. Seluruh koordinasi parkir dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya.
Untuk mendukung keamanan dan kesehatan jemaah, tim medis dari berbagai instansi akan disiagakan, termasuk ambulans dan tenaga kesehatan profesional.
“Kami juga menyiapkan tim medis dari RSUD dr. Soetomo (1 dokter dan 2 perawat), PMI Kota Surabaya (30 paramedis), Poliklinik Masjid Al-Akbar (2 dokter dan paramedis), dan 3 unit mobil ambulans. Imbauan kami, para jemaah diharapkan membawa alas kaki (sepatu/sandal) di ruang salat yang dimasukkan dalam tas kecil agar tidak ada kerumunan usai Salat Iduladha. Barang bawaan juga harus dijaga,” tutup Helmy.
Dengan persiapan yang matang, Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya siap menyambut jemaah untuk melaksanakan Salat Iduladha dengan aman dan nyaman.(*)






