Pertandingan paling menarik datang dari duel Greenteams Tornado melawan Tectona yang berlangsung lima set dramatis. Tornado akhirnya menang tipis 3-2 (25-16, 25-18, 21-25, 19-25, 15-13).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Harusnya bisa diselesaikan dalam tiga set. Tapi anak-anak sedikit kehilangan fokus setelah unggul dua set,” ujar Ilyas, pelatih Tornado.

Sementara itu, tim SGG Simalungun berhasil menghentikan langkah HTJ Lamongan Megilan, tuan rumah yang harus rela tersingkir setelah kalah 1-3 (22-25, 20-25, 25-23, 25-27).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dengan hasil ini, delapan tim putra dan delapan tim putri akan bersaing ketat di babak delapan besar Livoli Divisi I 2025, untuk memperebutkan tiket menuju semifinal dan peluang promosi ke Livoli Divisi Utama 2026.

Ajang yang dihelat oleh PBVSI ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian prestasi, tetapi juga sarana penting pembinaan atlet muda voli nasional.

Atmosfer kompetisi di Lamongan kian panas, dan masyarakat pecinta voli dipastikan akan disuguhi pertandingan-pertandingan berkualitas tinggi pada babak berikutnya.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2