Eko menyebut penyelenggaraan kompetisi usia muda merupakan bentuk komitmen Pemkot Depok untuk membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan.

“Alhamdulillah di tahun 2026 ini kembali bisa kita gelar. Insyaallah menjadi komitmen Pak Wali Kota Depok dalam pembangunan sepak bola Kota Depok,” ujar Eko.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurut Eko, program pembinaan tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Sepak Bola Nasional.

Sebelum menggelar kompetisi kelompok usia 19 tahun, Pemkot Depok bersama stakeholder sepak bola telah menjalankan kompetisi untuk sejumlah kelompok umur, mulai U-8, U-10, U-12 hingga U-15.

Kini, kelompok usia 19 tahun mendapat panggung melalui Liga 4 Piala Wali Kota Depok. Sebanyak 26 klub mengikuti kompetisi tersebut dan akan bersaing hingga pertandingan yang direncanakan berakhir pada 4 Oktober 2026.

Eko mengatakan kompetisi ini sekaligus menjadi bagian dari proses penjaringan pemain yang berpotensi memperkuat Kota Depok dalam kompetisi tingkat provinsi.

“Kami ucapkan selamat bertanding kepada 26 tim yang telah terdaftar. Satu di antara kalian adalah calon yang mewakili Kota Depok di ajang tingkat provinsi yang akan datang,” ucapnya.

Ketua Askot PSSI Depok Meiyadi Rakasiwi mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Depok terhadap penyelenggaraan kompetisi tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi sepak bola menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan pemain muda.

“Terima kasih juga sebesar-besarnya kami sampaikan Wali Kota Depok, Bapak H. Supian Suri, yang telah hadir sekaligus membuka kompetisi Liga 4 Piala Walikota,” kata Meiyadi.

Dia menyebut jumlah peserta yang meningkat pada penyelenggaraan tahun kedua menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola di Kota Depok.

“Alhamdulillah ini tahun kedua, jumlah tim meningkat, kompetisi ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan Kota Depok Liga 4 Jabar Istimewa,” ujarnya.

Menurut Meiyadi, pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan bagi Askot PSSI Depok untuk memantau pemain-pemain potensial. Dari kompetisi itu diharapkan muncul talenta yang nantinya dapat menjadi bagian dari kekuatan sepak bola Kota Depok di tingkat yang lebih tinggi.

“Kita akan melihat talenta-talenta anak-anak Kota Depok yang akan meraih gelar juara sepak bola pada Liga 4 ini,” imbuhnya.

Meiyadi juga mengajak masyarakat memberikan dukungan terhadap sepak bola Kota Depok, termasuk tim sepak bola putri yang dijadwalkan tampil di Stadion Merpati dalam ajang Porprov XV 2026.

Dia berharap dukungan masyarakat dapat menjadi tambahan motivasi bagi para pemain putri Depok untuk tampil maksimal dan mengejar prestasi.

Dengan digulirkannya Liga 4 Piala Wali Kota Depok U-19 2026, pembinaan sepak bola usia muda di Depok kembali mendapatkan ruang kompetisi. Selain menentukan tim terbaik, ajang ini menjadi bagian dari proses panjang untuk menyiapkan pemain-pemain muda yang diharapkan mampu membawa nama Kota Depok ke level Jawa Barat hingga jenjang yang lebih tinggi.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2