BERITASIBER.COM – Pengunjung yang memadati gelaran J-EXPO 2026 di Pesona Square, Kota Depok, Jumat (31/7/2026), tidak hanya disuguhkan beragam pilihan hunian dari puluhan pengembang. Ajang pameran properti terbesar di Kota Depok tersebut juga menjadi sarana edukasi mengenai kemudahan pembiayaan rumah bagi pekerja melalui Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) yang dihadirkan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok.
Pameran yang berlangsung hingga 1 Agustus 2026 itu menghadirkan pengembang perumahan dari berbagai wilayah seperti Depok, Bogor, Cibubur, hingga Tangerang. Sejumlah perbankan nasional turut ambil bagian untuk memberikan berbagai pilihan pembiayaan, termasuk fasilitas yang terintegrasi dengan program MLT BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok, Novarina Azli, mengatakan keikutsertaan pihaknya dalam J-EXPO 2026 merupakan upaya memperluas akses informasi sekaligus mempermudah peserta memperoleh fasilitas pembiayaan perumahan yang telah disediakan pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Menurutnya, masih banyak pekerja yang belum mengetahui bahwa kepesertaan aktif di BPJS Ketenagakerjaan membuka peluang memperoleh berbagai fasilitas pembiayaan rumah dengan skema yang lebih ringan.
“Melalui pameran ini kami ingin mendekatkan layanan kepada peserta. Mereka bisa berkonsultasi secara langsung mengenai syarat, mekanisme, hingga proses pengajuan fasilitas pembiayaan rumah melalui Program Manfaat Layanan Tambahan,” ujar Novarina.
Ia menjelaskan, Program MLT menawarkan beberapa jenis pembiayaan yang dapat dimanfaatkan peserta sesuai kebutuhan. Untuk pembelian rumah, peserta dapat mengakses fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan plafon pembiayaan mencapai Rp500 juta.
Selain itu tersedia Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) dengan nilai maksimal Rp150 juta yang dapat membantu pekerja memenuhi kebutuhan uang muka saat membeli rumah pertama.
Sementara bagi peserta yang telah memiliki rumah, BPJS Ketenagakerjaan juga menyediakan Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) hingga Rp200 juta guna mendukung peningkatan kualitas tempat tinggal. Tidak hanya menyasar pekerja, program tersebut juga memberikan akses Kredit Konstruksi bagi pengembang sebagai bagian dari penguatan ekosistem penyediaan hunian.
Meski demikian, Novarina menegaskan bahwa terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi agar peserta dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.





