Wayan juga menjelaskan bahwa di tingkat nasional terdapat lima jenis olahraga tradisional, yaitu Hadang, Egrang, Trompah, Dagongan, dan Subitan.
“Di Lamongan, saat ini baru ada tiga jenis olahraga yang dipertandingkan. Kami berharap ke depannya bisa menambah nomor-nomor olahraga yang ada,” tambahnya.
Kormi juga berencana mengadakan Kot Kratnas, sebuah kegiatan olahraga tradisional tingkat nasional yang akan diadakan di bulan November mendatang.
“Kami akan melihat kabupaten dan kota yang sudah mendirikan klub-klub olahraga tradisional. Kami berharap di Lamongan juga sudah ada,” ungkap Wayan.
Dengan semangat kolaborasi antara Kormi dan pemerintah daerah, diharapkan pelatihan dan pengembangan olahraga tradisional dapat terus berlanjut hingga tingkat SD, SMP, dan SMA.
“Kami sangat antusias untuk menyelenggarakan kegiatan ini dan berharap dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga tradisional,” tutup Wayan.
Festival olahraga tradisional ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk melestarikan budaya dan kearifan lokal di Kabupaten Lamongan.(Bs).





