BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Dalam rangka menjaga kestabilan harga pangan dan memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat, Kodim 0812/Lamongan melalui jajaran Koramil bekerja sama dengan Perum Bulog menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai wilayah Kabupaten Lamongan. Program ini merupakan bagian dari upaya Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang digencarkan pemerintah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Gerakan Pangan Murah ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Pasalnya, beras medium yang dijual melalui kegiatan ini dipatok dengan harga hanya Rp 11.600 per kilogram, atau Rp 58.000 untuk kemasan 5 kilogram, jauh lebih murah dibanding harga pasaran yang saat ini berkisar antara Rp 12.000 hingga Rp 13.000 per kilogram.

Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, S.I.P., M.Han., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di tengah naiknya harga pangan belakangan ini.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami berharap Gerakan Pangan Murah ini bisa meringankan beban masyarakat. Melalui kerja sama dengan Bulog, kita ingin memastikan ketersediaan beras tetap terjaga dan harga tidak membebani rakyat,” ujar Dandim, Jumat 8 Agustus 2025.

Ia menambahkan bahwa GPM merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan Bulog dalam mendukung program nasional pengendalian inflasi dan ketahanan pangan.

“Kegiatan ini bukan sekadar pembagian beras murah, tetapi merupakan bagian dari strategi besar untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat bawah,” lanjutnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2