Dengan menyusuri medan berat berupa jalan berlumpur dan kawasan hutan yang gelap, petugas akhirnya berhasil menemukan Arif beserta keluarganya dalam kondisi selamat. Evakuasi segera dilakukan untuk membawa mereka ke tempat yang lebih aman.
Arif dan keluarganya kemudian dibawa ke rumah perangkat desa setempat untuk beristirahat dan memulihkan kondisi. Sementara itu, petugas bersama warga kembali ke lokasi untuk mengevakuasi sepeda motor milik Arif yang tertinggal di jalur hutan.
Meski harus menghadapi medan yang sulit, kendaraan tersebut akhirnya berhasil dikeluarkan. Tidak berhenti sampai di situ, aparat kepolisian bahkan mengantarkan Arif dan keluarganya hingga tiba dengan selamat di rumah tujuan mereka di Desa Sidomulyo, Pekalongan.
Arif pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh pihak kepolisian. “Kalau bukan karena bantuan polisi, mungkin kami tidak tahu harus bagaimana. Terima kasih sudah menyelamatkan kami,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Ketupat Candi 2026 Polda Jawa Tengah, Kombes Artanto, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih rute perjalanan, terutama saat mudik.
“Kami mengingatkan kepada para pemudik untuk tetap menggunakan jalur resmi yang sudah direkomendasikan. Jangan mudah tergiur jalur alternatif yang belum tentu aman, apalagi dalam kondisi cuaca yang tidak menentu,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan serta mempertimbangkan kondisi medan sebelum mengikuti rute alternatif, terutama di malam hari.(Pirhot Nababan).






