BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan resmi dilantik untuk masa khidmat 2025-2030, Ketua Tanfidziyah PCNU Lamongan, Syahrul Munir menyampaikan bahwa jajaran baru diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat Majelis Wakil Cabang (MWC) dan ranting, sekaligus mengunggulkan program kemandirian ekonomi sebagai prioritas kerja.
Ia menambahkan bahwa arah gerak PCNU Lamongan tetap merujuk pada garis besar program yang memuat tujuh prioritas utama. Di antaranya adalah pembangunan NU Center, penguatan Masjid Gus Dur, dan pengembangan berbagai inisiatif kemandirian ekonomi melalui LPNU, termasuk program One Ranting One Product yang kini mulai diperkenalkan di berbagai titik.
“Dari tujuh prioritas yang telah kami sampaikan, semuanya menempatkan pemberdayaan ekonomi umat, penguatan pendidikan, dan penguatan pesantren sebagai program yang harus terus dijalankan,” katanya.
Menanggapi dinamika internal organisasi di tingkat pusat, Syahrul menegaskan bahwa PCNU Lamongan memilih untuk bersikap tenang dan fokus pada tugas struktural. Ia merujuk pandangan ulama Ibnu Ruslan sebagai pedoman sikap.
“Apa yang terjadi di PBNU, biarlah menjadi domain PBNU. Kami di cabang memilih untuk diam, tidak bereaksi, dan menunggu arahan selanjutnya. Prinsip kami jelas: manut, selama itu sesuai garis organisasi,” ujarnya.
Syahrul menekankan bahwa fokus utama PCNU Lamongan saat ini adalah konsolidasi kelembagaan. Penguatan jaringan hingga ke tingkat MWC dan ranting dianggap penting untuk menciptakan suasana yang kondusif dan memperkuat soliditas kader.
“Mengutip apa yang dikatakan Ibnu Ruslan, menurut Islam apa yang dilakukan apa yang terjadi hari ini, lebih baik kami semua diam saja kami kami tidak akan melakukan reaksi apapun,” tuturnya.





