Bupati Madiun berharap fasilitas kendaraan operasional ini mampu memangkas waktu respons penanganan warga, sehingga dapat mendorong terciptanya masyarakat desa yang lebih sehat dan sejahtera.

“Langkah ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan kami demi menghadirkan pelayanan terbaik,” tambahnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hari Wuryanto memaparkan bahwa kegunaan mobil siaga desa ini sangat fleksibel. Mulai dari mobilisasi pasien menuju puskesmas atau rumah sakit rujukan, mendukung agenda pemeriksaan kesehatan keliling, hingga merespons situasi darurat lainnya.”Setiap kali ada warga yang membutuhkan transportasi medis ke fasilitas kesehatan, armada ini dipastikan selalu siap sedia,” tegasnya.

Secara teknis, operasional armada tersebut sepenuhnya dikelola oleh masing-masing pemerintah desa sebagai fasilitas penunjang ambulans dan kendaraan evakuasi. Di samping fungsi medis, kendaraan serbaguna ini juga diizinkan untuk mengakomodasi urusan pelayanan sosial mendesak yang dibutuhkan oleh warga setempat.

Melalui program ini, Pemkab Madiun berkomitmen menuntaskan target pemerataan fasilitas di seluruh desa agar sistem penanganan kedaruratan dapat berjalan lebih responsif dan adil.(Edi Marpaung)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2