Selain itu, perangkat desa diharapkan dapat berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pemuda untuk mengatur jadwal maupun lokasi kegiatan patroli sahur agar lebih tertib dan terorganisir.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kegiatan membangunkan sahur merupakan tradisi yang baik, namun harus tetap dijaga agar tidak berubah menjadi kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Karena itu kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawasi dan mengarahkan para pemuda agar kegiatan tersebut berlangsung secara positif,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antarwarga serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan selama bulan Ramadan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ia menegaskan bahwa Polsek Solokuro akan terus melakukan patroli rutin di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk tawuran pemuda, balap liar, maupun tindak kriminal lainnya.

Sementara itu, perangkat Desa Payaman menyambut baik kunjungan dan imbauan yang disampaikan oleh Kapolsek Solokuro. Mereka menyatakan siap bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam memberikan pembinaan kepada para pemuda serta menjaga keamanan lingkungan selama bulan Ramadan.

Melalui kegiatan sambang tersebut diharapkan sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, serta masyarakat dapat semakin kuat sehingga situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Solokuro tetap aman, tertib, dan kondusif sepanjang bulan suci Ramadan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2