Selain memberikan arahan kepada petugas, Kapolsek Solokuro juga menyampaikan bahwa pihak keluarga korban terus berharap proses pencarian hari kedua ini dapat menemukan korban, dalam kondisi apa pun.
“Kami bersama keluarga korban berharap korban segera ditemukan. Pihak keluarga siap menerima apa pun hasilnya dengan ikhlas,” ujarnya.
Pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Lamongan, Satpol Airud, TNI-Polri, perangkat desa, serta relawan masyarakat. Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet, diikuti pencarian manual di area sekitar waduk yang diduga menjadi titik hilangnya korban.
Hingga pencarian memasuki hari kedua, proses masih terus dilakukan dan tim berupaya memetakan titik-titik potensi berdasarkan laporan saksi dan kondisi permukaan waduk.
Pihak Polsek Solokuro menegaskan bahwa informasi terbaru terkait hasil pencarian akan disampaikan kepada publik setelah operasi hari kedua selesai dilaksanakan.






