Kapolsek menekankan bahwa pencak silat pada dasarnya tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bela diri, tetapi juga mengajarkan kedisiplinan, pengendalian diri, persaudaraan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan oleh para pesilat dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika berinteraksi dengan masyarakat maupun anggota perguruan lainnya.
Monitoring kegiatan UKT juga menjadi sarana bagi Polsek Solokuro untuk membangun komunikasi secara langsung dengan warga perguruan silat. Pendekatan dialogis dinilai penting sebagai bagian dari upaya menjaga hubungan yang harmonis sekaligus mencegah munculnya potensi permasalahan keamanan sejak dini.
Polsek Solokuro berharap setiap perguruan silat yang berada di wilayah Kecamatan Solokuro dapat berkontribusi positif dalam menjaga keamanan lingkungan. Perbedaan perguruan maupun organisasi diharapkan tidak menjadi pemicu perselisihan, melainkan menjadi bagian dari keberagaman yang tetap dilandasi semangat persaudaraan dan saling menghormati.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek juga mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi, ajakan, maupun persoalan yang dapat memicu pertikaian. Apabila terdapat permasalahan, warga perguruan silat diminta mengedepankan komunikasi dan penyelesaian secara baik serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Sinergi antara kepolisian, tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus perguruan silat, dan para pemuda dinilai memiliki peran penting dalam mewujudkan Kecamatan Solokuro yang aman dan kondusif. Dengan komunikasi yang baik, potensi gangguan kamtibmas diharapkan dapat dideteksi dan dicegah sedini mungkin.
Kapolsek juga berharap peserta yang mengikuti UKT Pagar Nusa dapat menjalani seluruh tahapan dengan tertib serta menjadikan kenaikan tingkat sebagai momentum untuk meningkatkan kedewasaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai anggota perguruan.
“Kami berharap seluruh warga perguruan silat dapat menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat. Mari bersama-sama menjaga persaudaraan, saling menghormati, tidak mudah terprovokasi, serta ikut bertanggung jawab menjaga kamtibmas agar wilayah Kecamatan Solokuro tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.





