“Pengukuhan ini menjadi momentum yang sangat istimewa karena bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Semangat hijrah mengajarkan kita tentang keberanian untuk berubah menjadi lebih baik. Saya melihat semangat itu pada anak-anak kita yang hari ini berhasil menunjukkan ketekunan, disiplin, dan kesungguhan dalam menghafal Al-Qur’an,” ungkapnya.
Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik semata, namun juga pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki landasan moral yang kuat. Menurutnya, Gerakan Lamongan Menghafal Al-Qur’an menjadi bagian penting dalam mendukung program Lamongan Nyantri serta mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan era digital dan perkembangan kecerdasan artifisial dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama.
Selain prosesi pengukuhan, kegiatan juga diisi dengan penyerahan tanah wakaf oleh Bupati Lamongan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan dan syiar Islam di Kabupaten Lamongan.
Sementara itu, kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen dalam mendukung program-program pembangunan karakter generasi muda serta menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kegiatan masyarakat.
Kapolsek Lamongan Kota KOMPOL Mokhamad Fadelan yang mewakili Kapolres Lamongan turut berpartisipasi dalam seluruh rangkaian acara bersama unsur Forkopimda lainnya.
Dengan pengamanan yang melibatkan personel dari berbagai satuan fungsi Polres Lamongan dan Polsek Lamongan Kota, kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai.
Momentum pengukuhan ribuan hafidz dan hafidzah ini diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan menjadi penerus pembangunan bangsa yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.






