Dalam arahannya, Kapolres juga menekankan pentingnya pengamanan di sejumlah objek vital yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama libur Lebaran. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain rumah ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, kawasan wisata, akses jalan tol, hingga jalur lingkar atau ring road yang berpotensi mengalami peningkatan arus kendaraan.

Selain pengamanan, pengaturan lalu lintas pada titik rawan kemacetan dan kecelakaan juga menjadi fokus utama selama pelaksanaan operasi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam rapat tersebut juga dibahas mengenai ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) selama periode arus mudik dan arus balik. Berdasarkan koordinasi dengan pihak Pertamina, stok BBM di wilayah Kota Pematangsiantar dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kapolres juga meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera melakukan perbaikan pada sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan, khususnya pada jalur yang berpotensi dilalui pemudik. Langkah tersebut dinilai penting guna meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas selama periode mudik Lebaran.

Selain itu, AKBP Sah Udur turut mengingatkan pentingnya pengamanan pelaksanaan Salat Idul Fitri. Ia meminta agar seluruh personel yang terlibat dapat bersinergi dengan instansi terkait guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan khusyuk.

Kapolres juga menyoroti persoalan perlintasan kereta api, terutama yang belum dilengkapi palang pintu maupun rambu pengaman. Ia meminta instansi terkait bersama petugas di lapangan untuk melakukan pemantauan dan pengawasan secara maksimal guna mengantisipasi potensi kecelakaan.

“Melalui koordinasi yang baik, kita berharap seluruh pihak dapat menyamakan langkah strategis sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026 di Kota Pematangsiantar dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.(Pirhot Nababan)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2