BERITASIBER.COM | PEMATANGSIANTAR – Kapolres Pematangsiantar, Sah Udur T.M. Sitinjak, memimpin rapat koordinasi lintas sektoral (Rakor Linsek) dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026. Kegiatan tersebut digelar di Aula Widya Satya Brata Mako Polres Pematangsiantar, Selasa (10/3/2026).

Rakor tersebut menjadi forum penting untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menghadapi pengamanan arus mudik, perayaan Hari Raya, hingga arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan ini dihadiri sejumlah unsur Forkopimda dan instansi terkait di wilayah Kota Pematangsiantar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Turut hadir dalam rapat tersebut Wakapolres Pematangsiantar Kompol Budiono Saputro, perwakilan Wali Kota Pematangsiantar yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Zainal Siahaan, perwakilan Dandim 0207/Simalungun Kapten Inf. Ongki Siregar, Kepala Dinas Perhubungan Pematangsiantar Daniel Siregar, serta sejumlah pimpinan instansi lainnya seperti Kepala Depot Pertamina, Kepala PLN UP3 Pematangsiantar, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta para pejabat utama di lingkungan Polres Pematangsiantar.

Dalam rakor tersebut, sejumlah pemaparan disampaikan oleh beberapa pihak terkait, di antaranya Kabag Ops Polres Pematangsiantar, Kasat Lantas Polres Pematangsiantar, Kasat Lantas Polres Simalungun, Kepala Dinas Perhubungan, pihak Pertamina, PLN, Dinas PUPR, Dinas Perindag, hingga perwakilan perusahaan pengelola jalan tol dari Hutama Karya. Paparan tersebut berfokus pada kesiapan masing-masing instansi dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat Toba 2026.

Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri.

Menurutnya, keberhasilan operasi tersebut sangat bergantung pada koordinasi dan sinergi seluruh instansi terkait, mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, hingga pihak swasta.

“Rakor lintas sektoral ini sangat penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergitas, serta memaksimalkan koordinasi antarinstansi agar pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar AKBP Sah Udur.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2