Kapolres AKBP Sah Udur Sitinjak menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Personel ditempatkan di lokasi utama kegiatan, sepanjang rute takbir keliling, hingga kawasan yang dinilai rawan terjadi kepadatan kendaraan maupun kerumunan masyarakat.

Selain melibatkan jajaran kepolisian, pengamanan malam takbiran juga dilakukan secara terpadu bersama unsur TNI, Pemerintah Kota Pematangsiantar, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya. Kolaborasi lintas instansi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan suasana perayaan Idul Adha yang nyaman dan kondusif bagi masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Di sepanjang kegiatan, gema takbir, tahmid, dan tahlil terdengar mengiringi perjalanan peserta pawai. Masyarakat yang hadir tampak antusias menyaksikan iring-iringan kendaraan hias dan rombongan peserta yang melintasi sejumlah ruas jalan utama di pusat kota.

Kemeriahan malam takbiran juga membawa dampak positif terhadap geliat aktivitas masyarakat di kawasan pusat kota. Sejumlah pelaku usaha kecil dan pedagang kaki lima terlihat memanfaatkan momentum tersebut untuk berjualan di sekitar lokasi kegiatan.

Hingga kegiatan berakhir, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Pematangsiantar terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas yang sempat mengalami peningkatan volume kendaraan tetap dapat dikendalikan oleh petugas gabungan yang berjaga di lapangan.

Pemerintah Kota Pematangsiantar bersama aparat keamanan berharap tradisi malam takbir keliling dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari budaya religius masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan toleransi antarwarga di Kota Pematangsiantar.(Pirhot Nababan)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2